Senin, 09 November 2015

KANDANG YANG BAIK UNTUK TERNAK ITIK


Pada umumnya, kandang dalam peternakan itik dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kandang untuk DOD atau anak bebek, kemudian untuk bebek dara, terakhir yaitu untuk bebek dalam masa bertelur. Berdasarkan keadaannya, jenis kandang dibagi menjadi kandang basah dan kandang kering.
Kandang  basah berarti disediakan tempat khusus untuk aktivitas itik seperti mandi, minum, berenang, dan membantu proses perkawinan berupa kolam. Untuk system kandang ini sebaiknya jarak antara kandang dan kolam kurang lebih 2 – 3 meter. Hal ini bertujuan supaya kandang tidak terlalu basah saat itik masuk setelah melakukan aktivitas di kolam. Kandang yang terlalu basah lebih cepat berbau dan rawan terjangkit penyakit.
Kandang kering hanya menyediakan air untuk aktivitas itik seperti  mencuci muka dan minum. Kandang jenis ini aktivitas itik sangat dibatasi karena energi yang diperoleh dari pakan diperuntukkan untuk memproduksi telur. Ini sangat berbeda dengan kandang basah karena pada kandang basah itik melakukan banyak aktivitas yang memerlukan energi yang lebih banyak. Keuntungan lain dari kandang ini adalah meminimalisasi aroma kotoran itik. Murtidjo (2012) membagi kandang kedalam tiga sistem yang dianjurkan yaitu sebagai berikut.
a.         Sistem lantai (litter), adalah alternatif kandang yang secara konvensional digunakan di daerah yang mempunyai kondisi geografis tanah berpasir atau kering (daerah pesisir), atau daerah yang memiliki daya serap yang tinggi.
b.        Sistem panggung (slat), adalah alternatif kandang yang secara modern digunakan untuk mengatasi masalah basahnya lantai. Kandang dengan sistem ini memiliki nilai kesehatan tinggi sehingga sangat cocok digunakan di daerah yang mempunyai kondisi geografis tanah basah dan kelembapan tinggi.
c.         Kombinasi sistem lantai dan panggung (litter dan slat), adalah sistem kandang yang secara modern memberi dua alternative. Kandang panggung digunakan untuk tidur dan bertelur, sedangkan lantai untuk bermain di siang hari.
Ketiga sistem kandang di atas dapat dilengkapi kolam atau danau buatan agar itik yang dipelihara tidak merasa dibatasi kesenangannya untuk berada dekat dengan air.  Adapun tiga jenis kandang yang lain sebagai berikut.
a.       Kandang Baterai
Tipe kandang ini menggunakan sistem satu kandang untuk seekor itik dewasa. Biaya pembuatannya pun paling mahal dibandingkan tipe kandang yang lain. Dengan luas 50cm persegi dan satu baris berisi 5 kandang. Pada tipe kandang ini perkawinan itik harus dilakukan dengan inseminasi buatan yang memakan biaya lebih besar. Karena perhitungan untuk tenaga kerjanya meliputi inseminator sampai ahli inseminasi buatan. Keuntungannya yaitu pada produktivitas itik menjadi lebih terkontrol dan penanganan penyakit yang lebih terjaga. Pengambilan telur pun menjadi lebih mudah karena tempatnya yang terbatas.   Selain itu, kandang jenis ini sekarang hanya dipakai untuk anakan itik atau starter. Kandang ini umumnya terbuat dari kerangka papan, kawat, atau bambu dengan lantai dari kawat kasa (ram) atau anyaman bambu dengan jarak antara anyaman 1-1,5 cm. Tujuannya agar kotoran itik dapat langsung jatuh sekaligus mencegah kaki terperosok.
Tabel 1. Kapasitas Kandang Berdasarkan Umur Per 100 Ekor Itik.
Umur Itik
Luas Kandang (m2)
1 – 7 hari
1 – 1,5
1 – 2 minggu
2 – 6
2 – 4 minggu
4 – 6
4 – 6 minggu
6 – 8
6 – 8 minggu
8 – 10

b.      Kandang Ranch / Ren
Kandang ini merupakan kandang yang sebagian beratap, sedangkan sebagian lagi dibiarkan terbuka dan hanya dibatasi pagar di sekeliling kandang. Pemisah antara ruang terbuka dan tertutup dapat berupa pagar atau pintu yang dapat dibuka dan ditutup. Di bagian terbuka, biasanya diberi sekat – sekat untuk mengelompokkan itik sesuai umurnya. Satu kelompok umur dapat terdiri atas 60 – 100 ekor itik. Bagian kandang terbuka merupakan tempat umbaran. Lanati kandangnya dapat berupa tanah, anyaman bambu, hamparan bebatuan kecil atau berupa plesteran semen. Tipe kandang yang banyak dipakai oleh para peternak itik dan dapat berisi lebih dari satu bebek. Cocok sebagai kandang bebek pedaging dan petelur dewasa. Kandang jenis ranch atau rak ini merupakan modifikasi dari kandang postal. Umbaran atau latar untuk bermain bagi ternak membuat kandang jenis ini terlihat alami. Selain itu, juga terdapat kolam di depan kandang yang membuat bebek dapat mandi dan berenang saat udara panas. Kelebihan dari kandang ini ialah mudah dalam pembersihan dank arena itik menjadi sering beraktivitas. Hal ini dapat menunjang kesehatan maupun produksi ternak itik. Namun pada saat cuaca musim hujan peternakan harus menggiring itknya ke bagian kandang yang beratap.
c.    Kandang Postal  
Kandang postal terdiri atas bangunan kandang beratap yang diberi sekat – sekat. Sekat tersebut digunakan untuk memisahkan masing – masing koloni berdasarkan pembagian umur. Lantai kandang dapat berupa semen, bilah bambu atau kayu, maupun sekam. Pada kandang postal, seluruh aktivitas itik mulai dari makan, minum, bertelur,  dan beristirahat dilakukan dalam kandang yang tertutup, baik siang maupun malam hari. Biasanya tipe kandang ini hanya digunakan untuk itik starter dan grower, tetapi terkadang juga digunakan utnuk iti periode layer. Kandang jenis ini hampir sama dengan kandang ren, karena dapat berisi lebih dari satu bebek. Bahkan satu petak kandang dapat berisi ratusan ekor bebek. Tergantung dengan luas lokasi. Sangat menghemat tempat karena wadah pakan dan telur terdapat di dalam kandang, sehingga lebih mudah dalam pemberian pakan. Usahakan jika anda menggunakan jenis kandang ini, buatlah dengan tinggi maksimal 2 meter, agar lebih mudah dalam panen dan pemberian pakan. Kelebihan dari kandang ini ialah pada modal awal pembuatan, biaya perawatan kandang yang relative lebih murah, dan aktivitas itik yang cukup tinggi dapat menunjang kesehatannya. Adapun kekurangannya pada kontrol kesehatan yang lebih sulit, kegiatan sanitasi relatif lebih sulit, kompetisi dalam perebutan pakan sulit dikontrol.

Sebelum mendirikan bangunan kandang, hal yang paling penting adalah menentukan lokasi peternakan yang sesuai. Berikut syarat – syarat lokasi kandang yang baik.
a.        Lokasi jauh dari pemukiman atau daerah padat penduduk.
b.       Jauh dari kebisingan karena itik cukup peka terhadap gangguan suara berisik.
c.       Jauh dari peternakan unggas lain untuk mencegah terjadinya penularan wabah penyakit.
d.       Mudah dijangkau kendaraan dan tidak jauh dari tempat pemasaran.
e.        Lokasi yang sejuk, tidak terpapar sinar matahari atau dingin secara langsung. Suhu optimalnya sekitar 27 – 32 C dengan kelembapan 60 – 65 %.
f.         Dekat dengan sumber pakan dan air bersih.
g.        Kondisi lingkungan mempunyai iklim yang kondusif bagi kegiatan produksi ternak itik,
h.        Tidak rawan penggusuran dan keamanan lingkungannya terjamin.
Keberadaan masyarakat setempat berpengaruh terhadap usaha peternakan itik. Hubungan dengan tetangga sekitar harus terjalin dengan baik demi keberhasilan suatu usaha. Masyarakat setempat tidak akan memberikan izin tempat usaha jika usaha kita mengganggu kehidupan mereka missal seperti bau yang ditimbulkan serta berdayakan tenaga kerja masyarakat setempat.
Setelah kita mengetahui syarat lokasi yang baik. Kandang itik yang berbagai tipe tentu tidak sembarang dalam pembuatannya. Tentunya kandang yang baik mempunyai syarat dan kriteria-kriteria yang harus diikuti. Syarat dari kandang itik yang baik yaitu kandang yang tidak menyebabkan stress itik, memberikan kesehatan bagi itik, memberikan produktifitas tinggi bagi peternak, tidak mengganggu lingkungan dalam pembangunannya dan tentunya dengan biaya yang tidak terlalu mahal. Kandang itik yang baik dan ideal harus mengandung kriteria sebagai berikut:
a.    Kondisi keseluruhan kandang harus nyaman, kering dan bersih dari kotoran. Dinding utama harus tertutup, karena itik akan gelisah jika melihat hewan lain seperti anjing atau kucing melintas di dekat kandang. Selain itu, dinding yang sedikit terbuka juga berfungsi sebagai jalannya sirkulasi udara, dimana angin luar tidak masuk secara langsung ke dalam kandangn namun dapat terfilter. Untuk atap seperti biasa, sebagai media berteduh bagi bebek saat matahari panas terik dan hujan datang.
b.    Suhu ruang di dalam kandang. Baik sekali jika bisa anda sering mengecek kondisi dan suhu dalam kandang. Usahakan suhu selalu sama seperti suhu ruangan, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Yaitu antara 27° hingga 30° celcius. Hal ini dapat kita antisipasi sebelum membuat kandang, kita dapat membuat kandang menghadap barat atau timur sehingga angin dan panas matahari dapat silih berganti masuk ke dalam kandang. Sinar matahari yang masuk dapat menjadi sarana dalam menghilangkan kelebaban dan penyakit yang menumpuk di dalam kandang. Sedangkan angin sebagai penyuplai udara.
c.   Penerangan. Juga merupakan hal yang penting dalam ternak bebek. Penerangan kandang haruslah cukup. Selain memudahkan kita dalam merawat dan melihat kondisi itik, penerangan juga dapat membuat itik menjadi nyaman dan suhu terkendali.
d.        Ruang Gerak. Kenapa ruang gerak juga penting? ini dikarenakan bebek tidak suka makan dan minum secara bersamaan dalam satu waktu, mereka lebih memilih bergantian daripada berdesakan. Oleh karena itu, dengan ruang gerak yang luas kita dapat menghemat waktu dan pemeliharaan menjadi lebih efisien. Penting sekali untuk kandang bebek pedaging yang harus memacu ukuran itik hingga siap jual.
e.         Tinggi kandang. Jangan terlalu pendek dan terlalu tinggi, usahakan sesuai dengan tinggi badan kita, usahakan lebih tinggi. Bisa 2-3 meter sehingga kita dapat mudah dalam merawat dan memberi makan itik.
f.         Kebersihan. Bersihkan tempat dan media sebelum dan sesudah kandang jadi secara rutin. Jangan hanya sekali sebelum pembuatan kandang saja kita lakukan penyemprotan. Pemberian disinfektan secara rutin sangat diperlukan. Berikan semprotan dan disinfektan saat bebek/itik sedang keluar dari kandang. Ingat, kandang itik yang baik adalah yang kering dan bersih dari penyakit.
g.        Buat desain kandang. Alangkah baiknya sebelum anda mulai membuat, anda buat sketsa. Dimana letak wadah pakan, tempat mandi dan lain-lain. Tujuannya agar anda mudah dalam menempatkan segala sesuatu nantinya. Untuk kandang bebek petelur, jangan lupa siapkan wadah untuk menampung telur di dalam kandang, buatlah petak - petak yang tidak terlalu besar sehingga dapat memudahkan kita saat panen telur.

Sumber :

Murtidjo, Bambang A. 2012. Mengelola Itik. Kanisius, Yogyakarta.  

Marzuki, Fajrin S. 2015. Cara membuat kandang itik yang benar. (http://www.ternakpertama.com/2015/09/cara-membuat-kandang-itik-yang-benar.html). Diakses pada tanggal 29 Oktober 2015.


Siswanto, Bambang. 2014. Kandang bebek yang ideal untuk beternak. (http://www.usahaternak.com/2014/02/kandang-bebek-yang-ideal-untuk-beternak.html). Diakses pada 27 Oktober 2015.
 
Singa, Pringati. 2013. Kandang Ternak. (http://kesehatan-ternak.blogspot.co.id/2013/02/kandang-ternak.html). Diakses pada tanggal 28 Oktober 2015.  
 
Tim Penulis Agriflo. 2012. Itik. Penebar Swadaya, Yogyakarta.  




Ditulis Oleh :

Ade Yulianto Kusuma
S1 - Peternakan 2015

Lebih Lengkap :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar